Stranded in Aceh
30 May
temanku pernah berkata. “aku suka kegelapan”.
temanku juga berkata. “aku lebih suka malam”.
temanku itu kemudian berkata lagi. “hitam lebih baik”.
dan aku bertanya. kenapa?
jika tidak ada kegelapan, maka tidak cahaya. jika tidak ada malam, maka kita tidak bisa menikmati bintang. jika tidak ada hitam maka tidak ada putih. dan aku ingin menikmati semuanya hanya berdua dengan kamu.
8 Apr
Baru saja saya mendapatkan kesempatan untuk berjalan-jalan ke Madura. Pulau kecil di daerah Jawa Timur ini sangat terkenal dengan Sate dan Karapan Sapi. Saya tidak mendapat kesempatan untuk melihat Karapan Sapi, tapi saya melihat pasar sapi. Lihat saja orang-orang di sana hanya berjualan sapi dan perlengkapannya. Saya diberikan pecut sebagai oleh-oleh dari Madura.

Selain pasar Sapee, saya tertarik dengan rumah dan sekolah. Saya menemukan rumah yang menurut saya cukup besar untuk ukuran pulau kecil di Indonesia. Tapi di sisi lain banyak sekolah yang sangat buruk hingga hampir rubuh.
Keadaan ini menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat akan kebutuhan pendidikan. Mereka lebih memilih kerja di usia dini dari pada melanjutkan pendidikan. Mereka lebih memilih menikah di usia dini dari pada melanjutkan pendidikan.
I got a trip to Madura. Madura is a small island near Java (but still in east Java). Madura have been famous for the satay and “Karapan Sapee” (Cows Racing). I did not have a change to see the Karapan Sapee but I have seen Cows Market in Madura. See, in the market pupils only trades for cows and it’s accessories’. My friend bought this pecut as the souvenir.
Besides Sapee, I got interested with the houses and schools. I found really big houses around Madura (considering it is a small island). But in other sides there are a lot of “hunted” schools. I can not say in a word.
It shows us that these communities have lack of awareness on education needed. They prefer to works in the early ages than to continue their education. They even prefer to gets early marriages than to continue their education
26 Jan
Bulan puasa merupakan bulan yang dinanti-nanti oleh umat Muslim. Begitu juga masyarakat Aceh yang mayoritas penduduknya menganut agama Muslim. Megang menjadi tradisi orang aceh dalam menyambut hari puasa. Meugang Dilaksanakan sekitar 2 hari sebelum puasa. Berdasarkan informasi yang saya dapat, Megang dimaksudkan agar setiap orang menyediakan daging sebagai simbol asupan makanan yang cukup sebelum melaksanakan puasa.
Pada hari-hari seperti ini harga daging sapi dan kerbau bisa melonjak naik berkali-kali lipat dari harga biasa. Dan jangan harap kita bisa mendapatkan daging dibawah harga Rp 100.000. Dan herannya masyarakat Aceh mau membayar daging dengan harga berapa saja demi menyediakan berbagai masakan penuh daging bagi keluarga. Biasanya pendatang seperti saya akan keluar dari Aceh pada saat hari Megang dilaksanakan karena kegiatan perkantoran akan lumpuh pada hari ini. Walaupun tetap buka namun biasanya mereka datang sekitar jam 10 dan setelah makan siang sudah menghilang ke rumah masing-masing untuk mempersiapkan pelaksanaan ritual megang. Buat aku Meugang adalah hari libur.
15 Jan
A store that sells new husbands has opened in New York City, where a woman may go to choose a husband. Among the instructions at the entrance is a description of how the store operates:
You may visit this store ONLY ONCE! There are six floors and the value of the products increase as the shopper ascends the flights. The shopper may choose any item from a particular floor, or may choose to go up to the next floor, but you cannot go back down except to exit the building!
So, a woman goes to the Husband Store to find a husband. On the first floor the sign on the door reads:
Floor 1 - These men Have Jobs.
She is intrigued, but continues to the second floor, where the sign reads:
Floor 2 - These men Have Jobs and Love Kids.
‘That’s nice,’ she thinks, ‘but I want more.’
So she continues upward. The third floor sign reads:
Floor 3 - These men Have Jobs, Love Kids, and are Extremely Good Looking.
‘Wow,’ she thinks, but feels compelled to keep going.
She goes to the fourth floor and the sign reads:
Floor 4 - These men Have Jobs, Love Kids, are Drop-dead Good Looking and Help With Housework.
‘Oh, mercy me!’ she exclaims, ‘I can hardly stand it!’
Still, she goes to the fifth floor and the sign reads:
Floor 5 - These men Have Jobs, Love Kids, are Drop-dead Gorgeous, Help with Housework, and Have a Strong Romantic Streak.
She is so tempted to stay, but she goes to the sixth floor, where the sign reads:
Floor 6 - You are visitor 31,456,012 to this floor. There are no men on this floor. This floor exists solely as proof that women are impossible to please. Thank you for shopping at the Husband Store.
PLEASE NOTE:
To avoid gender bias charges, the store’s owner opened a New Wives store just across the street.
The first floor has wives that love sex.
The second floor has wives that love sex and have money and like beer.
The third , fourth, fifth and sixth floors have never been visited.
(I copied this story from an email from sosio2k1@yahoogroups.com.)
WHAT DO YOU THINK?
8 Jan
I found this letter in my room. But so sorry, I can’t translate this letter into English in an appropriate language. Than I decided not to rewrite it in English because it may loose it touch on my heart.
kita memang cuma 2 ekor merpati yang coba saling bantu terbang, padahal sebenarnya sayap kita lagi patah.
Kita juga tahu untuk membuat sayap itu utuh kita butuh patahannya.
Dan kita sadar bahwa sayap itu bukan hilang tapi masih ditinggal di suatu tempat.
Aku tahu tempatku meninggalkan patahan itu.
Aku sedang meminjamkan sayap ku padanya agar dia bisa terbang
Saat ini dia hampir terbang
Dan aku tidak mau meminjamkan sayap ku untuk yang lain lagi terbang
Saat ini aku mau terbang sendiri…
Setinggi-tingginya…
Sejauh-jauhnya…
Kalau kamu mau terbang seperti aku
Kamu harus cari dulu di mana kamu letakkan patahan itu
Kenali dia agar kamu yakin benar itulah patahan sayap yang kamu cari
Karena hanya Pemiliknya yang kenal betul sayapnya walau sudah patah
Ambil sayap itu dan jangan pernah kamu tinggalkan lagi
Biar kamu bisa terbang bersama ku
Nanti aku kenalkan dengan pohon-pohon di hutan sana
Aku ajak kamu berburu cacing bersama
Akan ku kenalkan juga dengan awan-awan di langit
Tapi MAAF…
bukan dengan meminjamkan sayapku
Karena kalau ku pinjamkan kamu cuma akan bisa terbang dengan sayap pinjaman bukan milik sendiri
Bukan itu yang ku harapkan
Aku mau kamu bisa punya sayap seutuhnya biar bisa terbang tinggi sekali
Bahkan lebih tinggi dari aku
Kamu mau kan membuatnya utuh?

7 Jan
I saw some students had been catch and treated like criminals in Siantar (http://www.tvone.co.id/index.php/cp/newsdetail/5631). Somehow I think it was another violence treatment for children. Don’t they ever think this behavior is not pure children delinquent but also because of boring learning methods implemented on our education systems?
I asked a friend about it. He said “yes, I hate going to school”. He told me that he would rather skip the class and watched some movies in his friend’s house than listened the teacher or read the text book.
How do you think?

Saat saya menonton televisi mengenai pelajar bolos sekolah yang ditangkap di kota Siantar http://www.tvone.co.id/index.php/cp/newsdetail/5631). Mereka mendapat perlakuan yang biasa diterima seorang penjahat criminal. Tiba-tiba saja saya merasa bahwa itu merupakan salah satu tindak kekerasan pada anak-anak. Apakah mereka pernah berpikir sebaliknya? Bisa jadi tindakan bolos sekolah ini karena sistem pendidikan yang membosankan.
Saya coba bertanya pendapat salah seorang teman saya. Dia dengan yakin menjawab “iya dan saya benci sekolah”. Dia bercerita bahwa dulu dia sering sekali bolos sekolah dan menonton film porno di rumah temannya. Sungguh lebih menarik nonton film porno daripada mengikuti pelajaran dengan metode membaca dan mendengar di dalam kelas.
Bagaimana menurut mu?
20 Dec
ternyata buah jeruk biru dari langit tidak tahan lama
ternyata dia sekarang sudah membusuk
tidak biru lagi
tidak wangi lagi
tidak enak lagi
hah, buang saja!
16 Dec
This poem was nominated poem of 2005 for the best poem, written by an African kid
When I born, I Black,
When I grow up, I Black,
When I go in Sun, I Black,
When I scared, I Black,
When I sick, I Black,
And when I die, I still black..
And you White fella,
When you born, you Pink,
When you grow up, you White,
When you go in Sun, you Red,
When you cold, you Blue,
When you scared, you Yellow,
When you sick, you Green,
And when you die, you Gray..
And you calling me Colored ??
16 Dec
I never drunk
I didn’t smoke
I think no grass
I touch no drugs
I never sniff cocaine
But I cannot say I am a sober because of you
14 Dec
She is one of my “click” from D3 FKUI. She has quite different taste with others common girls. I always says “when we think it is ‘noraks’ she say its vintage”. But I like her taste anyway.
She was never want to be a civil servant until she was graduated and be a civil servant. Hahaha……. my friend is a civil servant!

Diah salah seorang teman dekatku di D3 FKUI. Dia punya selera yang berbeda dengan perempuan pada umumnya. Aku selalu bilang “Menurut lu noraks, menurut dia vintage”. Tapi aku suka dengan seleranya, UNIK.
Diah tidak pernah berpikir untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sampai dia lulus dan harus jadi PNS. Hahahaha…. temanku seorang PNS. Selamat!